Postingan Pertama T-ob3nK

Diposting oleh nur azizah on Kamis, 26 Juni 2014

Postingan Pertama T-ob3nK Mungkin, banyak masyarakat di Kepri yang tidak mengetahui, asal muasal nama 'teh obeng', sebutan minuman untuk es teh manis atau teh manis dingin. Meski belum bisa diakui seratur persen, namun ada yang percaya sebutan 'teh obeng' berasal dari 'teh apeng'.
Dalam bahasa orang Tionghoa di Xi Cia Po, 'o' berarti 'kosong' dan 'peng' berarti es. Dengan demikian, 'teh apeng' berarti 'es teh'

"Karena lidah orang Indonesia, yang awalnya disebut teh apeng lama-kelamaan ucapan tersebut berubah menjadi teh obeng," kata Tapui, warga Tionghoa di Tanjungpinang.

Selain itu, dari sebutan 'teh apeng', karena sudah bercampur dengan lidah  Indonesia, akhirnya dulu warga keturunan banyak juga yang menyebut dengan 'teh openg'. Kata-kata 'teh openg' itu masih ganjil, bagi warga asli Indonesia.

Akhirnya, cerita Tapui, seiring berjalanny waktu, maka huruf 'p' tersebut berganti menjadi huruf 'b'. Maka, munculnya nama 'teh obeng' sampai dikenal banyak orang hingga sekarang.

Dari sisi geografis, wilayah Kepri sangat dekat dengan negara Singapore dan Malaysia. Karenanya, pengucapan bahasa di daerah ini ada sedikit mendapat pengaruh. Di Malaysia dan Singapura, measyarakat menyebut es teh manis dingin juga sering dengan sebutan 'teh obeng'.

Sedangkan 'teh o' dan 'kopi o' berarti teh/kopi panas tanpa es. Sebenarnya 'teh obeng' sendiri memang mempunyai cita rasa yang khas tetapi kini telah terlupakan, karena pendatang baru dengan mencoba bisnis rumah makan tetapi tetap menjual nama 'teh obeng'.

"Aslinya 'teh obeng' memakai bubuk teh pada saat itu, yang aromanya memang mantap sekali, begitu kental dan pekat," kata Tapui.

Saat ini, kata dia, bahan 'teh obeng' sudah lebih praktis. Banyak pedagang yang membuatnya memakai teh celup atau teh botol lalu ditambah dengan es. http://www.haluankepri.com/

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar